Rafting Rp 270.000 | Odyssey Submarine Rp 550.000 | Fast boat ke Gili Rp 400.000 : BOOK 081916533222

«

»

Jul 20

Beberapa Hari Suci Hindu

Dalam keyakinan dan kehidupan beragama, setiap agama memiliki hari suci ataupun hari besar yang dirayakan oleh umatnya. Begitu pula di Bali yang mayoritas agama Hindu, memiliki beberapa hari suci dan dirayakan oleh semua umatnya dalam rangka pendekatan diri kepada yang Maha Kuasa, dan dalam merayakan hendaknya bisa memaknai, menghayati dan melaksanakan hal-hal kebaikan. maka tidak mengherankan setiap hari-hari suci setiap pelinggih ataupun pura-pura besar di Bali yang sering juga digunakan sebagai objek wisata, wisatawan menemukan sarana-sarana upacara keagamaan yang digunakan, dan menjadikannya objek tersebut sesuatu hal yang menarik, unik dengan berbagai unsur keindahan tampilan. Sehingga tradisi yang berbalut nuansa keagamaan menjadi hal menarik minat wisatawan.

Upacara Agama HinduPada setiap hari Suci keagamaan umat Hindu memohon kepada sang Hyang Widhi agar alam semesta beserta isinya dalam keadaan selamat. Ada beberapa Hari Raya umat Hindu yang dirayakan berdasarkan sasih (bulan) dan juga berdasarkan wuku dan wewaran. Berikut beberapa hari suci agama Hindu dengan tujuan memohon kepada Ida sang Hyang Widi wasa dalam segala wujud manifestasinya;

  1. Purnama, datangnya setiap 30 hari sekali, umat Hindu melakukan persembahyangan di pura merajan dan bagi murid-murid di sekolah, memohon keselamatan dalam perwujudan Tuhan sebagai Dewi ratih
  2. Tilem, datangnya sama setiap 30 hari sekali, umat Hindu melakukan persembahyangan di pura merajan dan bagi murid-murid di sekolah, memohon keselamatan dalam perwujudan Tuhan sebagai Dewa Siwa.
  3. Hari Raya Galungan, datangnya setiap 210 hari (6 bulan sekali) di hari Rabu, Kliwon, Dungulan, umat hindu mendirikan penjor, merayakan kemenangan darma melawan adarma.
  4. Hari raya Kuningan, datangnya setiap 210 hari, hari ke-10 setelah Galungan, untuk memohon kerahayuan dan keselamatan
  5. Hari raya Saraswati, datangnya setiap 210 hari, setiap Sabtu, Umanis, Watugunung. Untuk merayakan turunnya ilmu pengetahuan dan memohon berkah dan pencerahan ilmu pengetahuan untuk kebaikan umat.
  6. Hari Raya Pagerwesi, datangnya setiap 210 hari, setiap Rabu, Kliwon, Sinta. Untuk memohon bimbingan dan tuntunan kepada Sang Hyang Guru agar selalu menuntun pikiran ke arah jalan yang benar.
  7. hari raya Siwa Latri, setiap 1 tahun sekali, pada purwaning (sehari sebelum) tilem sasih Kepitu. Memohon kepada Dewa siwa agar diampuni segala dosa-dosa yang telah kita perbuat dan dituntun ke jalan yang terang dan benar.
  8. Hari Raya Nyepi, datangnya setiap 1 tahun sekali, pada penanggal pertama sasih Kedasa, atau bisa disebut Tahun Baru umat Hindu, setiap umat Hindu melakukan tapa brata penyepian, yaitu tidak menyalakan api, tidak bekerja, tidak bepergian dan tidak bersenang-senang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>