Rafting di Bali Rp 270.000 | Odyssey Submarine Rp 550.000 | Fast boat ke Gili Rp 400.000 : BOOK 081916533222

«

»

Jun 21

Dampak kenaikan bbm

Setelah disetujuinya RAPBN-P 2013 pada tagl 17 januari 2013 oleh 338 orang anggota DPR pusat sedangkan yang menolak hanya 181 orang, akhirnya harga bbm bersubsidi naik juga dandiumukan pada hari Sabtu tgl 22 Juni 2013 pukul 00.01, diumumkan oleh menteri ESDM Jero Wacik. Dengan kenaikan bbm ini tentu akan mempengaruhi berbagai hal bagi semua lapisan masyarakat baik itu dampak positif maupun negatif, hal yang paling dirasakanan tentu adalah dampak negatif yang akan dirasakan langsung, baru ada rencana saja dampaknya sudah terasa, kenaikan barang kebutuhan pokok masyarakat mulai naik. Skema untuk memberikan bantuan tunai secara langsung dengan memberikan kompensasi dana hanya bisa menyelesaikan dalam jangka waktu pendek dan sementara. Disisi lain bantuan ini tidak menyentuh semua lapisan masyarakat misikin. Dan masyarakat miskin yang dapat bagian menerima bantuan ini agar diberikan bimbingan untuk usaha kecil dan diberi dana yang cukup, mereka diberikan jalan untuk bisa menghasilkan uang, tidak hanya menunggu dan tergantung dari bantuan pemerintah.

Kenaikan bbmDampak negatif yang akan dirasakan, secara langsung oleh kalangan masyarakat dengan kenaikan bbm adalah;

  1. Naiknya angkutan umum, ini sudah bisa dipastikan karena berhubungan langsung dengan penggunaan bbm, selain biaya pemeliharaan yang tinggi. Angkutan pariwisata seperti tour, tiket masuk objek-objek wisata juga sewa mobil akan menjadi mahal. Karena mahal budget untuk liburan dikurangi, pikiran jadi stress,  lama-lama jadi ganguan jiwa….he..he jangan dech.
  2. Dari biaya transportasi yang menanjak, biaya distribusi barang naik, tentu harga kebutuhan pokok akan naik pula. Jatah makan 2 porsi dikurangi menjadi 1 porsi, makanan 4 sehat 5 sempurna, dikurangi syukur-syukur menjadi 2 sehat 3 sempurna. Obesitas akan menurun.
  3. Hidup semakin berat, jatah makan berkurang, kalau sudah urusan perut, banyak kehilangan akal sehat, rakyat miskin panik, terdorong untuk menghidupi keluarga tercinta, nekad melakukan pencurian dan perampokan, yang kaya akan was-was, tidur tidak nyaman, pekerjaan lapangan pekerjaan satpam dan polisi bertambah. Si-miskin yang nekat kalau ketahuan digebukin akhirnya mati…wah tragis sekali.
  4. Sering cekcok dirumah tangga dan tidak terjadi keharmonisan, karena jatah uang makan Ibu rumah tangga tetap sama, sedangkan kebutuhan pokok sudah melambung, anak-anak yang juga butuh perhatian lebih dari orang tua, merasa tidak mendapatkan kasih sayang, sehingga salah pergaulan, mereka adalah generasi penerus bangsa, kalau sudah begini bakal jadi apa.
  5. Harga obat melonjak, sehingga banyak pasien yang pulang paksa, dan terpaksa berobat ke dukun.

Ada dampak negatif tentu ada pula dampak positifnya, seperti harapan untuk menghasilkan surplus neraca pembayaran, menguatnya nilai tukar rupiah dan juga membayar hutang-hutang negara. Harapan lainnya pengguna mobil bisa beralih ke sepeda motor, dan sepeda motor beralih ke sepeda ontel, sehingga tidak terjadi kemacetan dan indonesia Go Grean….hidup harus dijalani, syukuri apa yang ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>