Rafting Rp 270.000 | Odyssey Submarine Rp 550.000 | Fast boat ke Gili Rp 400.000 : BOOK 081916533222

«

»

May 16

Hari Raya Tumpek Landep

Hari Raya Tumpek Landep adalah hari suci bagi umat hindu untuk memohon keselamatan dan anugrah kepada Ida sang Hyang Widi Wasa dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Pasupati yang merupakan dewa Senjata, dirayakan setiap 6 bulan sekali dalam kalender Bali setiap 210 hari, sama seperti perayaan Galungan, Kuningan, Pagerwesi dan Saraswati. Masyarakat Hindu di Bali sangat meyakini bahwa semua senjata-senjata seperti keris, tombak dan peralatan ataupun perabotan yang terbuat dari logam seperti kendaraan mobil, sepeda motor, peralatan rumah tangga, dll di upacarai sebagai wujud rasa terima kasih dan agar mendapat berkah dan berguna bagi diri sendiri maupun untuk orang lain, agar tidak barang-barang tersebut membahayakan bagi kehidupan manusia. Makanya jangan heran jika anda seorang wisatawan, melakukan perjalanan tour saat wisata di Bali, jangan heran melihat kendaraan-kendaraan di upacarai dan dihiasi dengan bahan janur.

Hari Raya Tumpek LandepPerayaan Tumpek Landep selain untuk peralatan dari logam, landep yang berarti tajam, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar memberikan ketajaman pemikiran seperti senjata keris yang runcing dan senjata pedang yang tajam, sehingga dianugrahkan ketajaman dalam berpikir, berkata dan berbuat sesuai ajaran-Nya, sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas. Perayaan Tumpek Landep bisa dilakukan di rumah dengan mengumpulkan benda-benda yang terbuat dari logam, kemudian diupacarai bisa dilakukan dari pagi sampai sore hari.

Hari Raya Tumpek LandepPelaksanaan upacara Tumpek Landep berkaitan dengan Hari Raya Saraswati yang merupakan perayaan turunnya ilmu pengetahuan, setelah masuk dalam pikiran manusia  agar bisa dicerna dan diasah agar lebih tajam dalam perayaan tumpek landep. Perayaan ini masih dilakukan secara turun-temurun hingga sampai sekarang ini, Bali memang unik di mata wisatawan yang susah dicerna tapi merupakan hal yang biasa bagi masyarakat Bali, perpaduan alam, seni budaya, adat, tradisi dan kepercayaan agama yang kental membuat Bali masih memiliki rohnya dan diminati oleh wisatawan, bukan hotel ataupun resort mewah yang sekarang terus bertebaran seperti jamur di musim hujan, yang membuat lahan hijau semakin sempit.

Baca juga hari raya Hindu lainnya.

CARI HOTEL MURAH DI BALI – INDONESIA

Masukkan kota tujuan dan dapatkan penawaran-penawaran menarik.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>