Rafting Rp 270.000 | Odyssey Submarine Rp 550.000 | Fast boat ke Gili Rp 400.000 : BOOK 081916533222

«

»

Dec 04

Objek wisata Desa Penglipuran di Bangli

Desa Penglipuran sebuah desa wisata yang terletak di kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli, memiliki cuaca yang sejuk karena terletak di dataran tinggi dengan luas desa sekitar 112 hektar, bisa ditempuh selama 2 jam (55km) perjalanan dengan kendaraan dari Bandara Ngurah Rai menuju jurusan utama Bangli dan Kintamani. Dari pertama kali kita amemasuki wilayah desa, keunikan mulai terasa sepanjang jalan, lepas jauh mata memandang puluhan rumah tradisional berjejer dan tertata rapi, jalanan  juga kelihatan bersih, tidak ada bak-bak sampah apalagi jemuran, yang biasanya kita temukan di desa-desa lainnya dan lepas tidak ada kendaraan yang parkir apalagi yang lalu lalang.

Suasana di Penglipuran

Kondisi dan suasana asri seperti ini dikarenakan masyarakat desa Penglipuran masih menjunjung tinggi adat istiadat ataupun awig-awig yang diwariskan oleh leluhur mereka, di desa inilah satu-satunya rumah bali asli yang bisa kita temukan, bagian depan rumah seragam memiliki bentuk yang sama dan dibuat dari bahan yang sama pula, seperti tembok terbuat dari tanah dan atap yang terbuat dari bambu, kelestarian yang terjaga sampai sekarang ini ditengah lajunya perkembangan ilmu dan tekhnologi, bahkan kehidupan masyarakat yang sudah tersentuh dengan kehidupan modern, warga yang juga sudah mengenyam pendidikan tinggi seperti warga lainnya di provinsi ini, tetapi masih mempertahankan eksistensinya sebagai desa yang memiliki rumah tradisional di Bali.

Rumah-rumah di Penglipuran

Beberapa awig-awig atau aturan yang ada di desa Penglipuran:

  • Tidak boleh melakukan poligami, walaupun bisa berlaku adil, kalau ini sampai dilanggar maka akan dikucilkan, ini untuk wujud penghormatan pada kaum Ibu
  • Larangan membuang sampah atau hal-hal nista di tempat umum, mereka punya tempat dan mengatur sendiri smpah-sampah rumah tangga, sehingga dipinggir jalan tidak ada bak sampah.
  • Larangan menaruh jemuran di depan rumah
  • Anjuran untuk setiap warga untuk membuat saluran limbah sendiri di pekarangan masing-masing
  • Pemakaman bagi orang yang meninggal di bagi menjai 3: areal untuk anak-anak yang berumur 12 tahun atau kurang, areal untuk yang meninggal normal dan areal bai yang meninggal tidak normal seperti bunuh diri, dibunuh ataupun kecelakaan, jenazah laki-laki diletakkan menegadah dan perempuan telungkup.
  • Ada korban suci dengan menyembelih 1 ekor sapi, disetiap orang meninggal
  • Aturan tidak boleh keluar rumah pukul 9 malam hingga 5 pagi

Terkesan unik, asri dengan perpaduan budaya, taridi dan alam, membuat desa penglipuran ini sebagai objek wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan terutama dari kalangan domestik, dulunya dikelola oleh adat namun sekarang sudah dikelola oleh warga secara profesional, sebagai destinasi dari para pelancong di Bali, agar wisatawan bisa menikmati suasana, alam dan budaya desa Penglipuran secara maksimal, maka disiapkan juga sarana akomodasi seperti villa yang dapat disewa di kawasan ini.

CARI HOTEL MURAH DI BALI – INDONESIA

Masukkan kota tujuan dan dapatkan penawaran-penawaran menarik.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>