Rafting Rp 270.000 | Odyssey Submarine Rp 550.000 | Fast boat ke Gili Rp 400.000 : BOOK 081916533222

Pura di Bali

Bali terkenal dengan keindahan alam, objek wisata di Bali dan juga memiliki budaya yang religius, sehingga Bali yang dengan mayoritas penduduknya beragama Hindu, dikenal juga dengan Pulau Seribu Pura.  Setiap penduduk di Bali, yang beragama Hindu, rumahnya sudah bisa dipastikan ada satu pura keluarga, pura yang dikategorikan memiliki ruang lingkup paling kecil dalam sebuah keluarga. Pura ini di sebut Pura/ sanggah merajan.

Dari karakternya ada 4 jenis pura, yaitu:

Pura Kawitan: Pura ini sudah bersifat spesifik di mana para pemujanya ditentukan oleh asal usul keturunan atau wit dari orang tersebut, ini akan diikuti secara turun temurun oleh generasi berikutnya, lokasi pura biasanya disuatu tempat yang berdekatan dengan kumpulan keluarga dari orang-orang tersebut. Bisa dilihat dari golongan/kasta/warna  dari  pemujanya Termasuk ke dalam kategori ini adalah; Sanggah-Pemerajan, Pratiwi, Paibon, Panti, Dadia atau Dalem Dadia, Penataran Dadia, Pedharman dan sejenisnya.

Pura Swagina: Dari namanya Gina yang artinya pekerjaan, dikelompokkan berdasarkan fungsinya sehingga sering disebut pura fungsional. Pemuja dari pura-pura ini disatukan oleh kesamaan di dalam kekaryaan atau di dalam mata pencaharian seperti; untuk para pedagang adalah Pura Melanting, para petani dengan Pura Subak, Pura Ulunsuwi, Pura Bedugul, dan Pura Uluncarik, pura yang dibangun di sebuah tempat usaha, baik itu hotel, pabrik , perkantoran pemerintah maupun swasta.

Pura Kahyangan Desa: Di Bali ada desa yang disebut Desa Pekraman, desa-desa yang dibagi berdasarkan adat, dan mempunya tanggung jawab dan keterikatan oleh Adat. Di Desa ini akan di bangu pura yang namanya Kahyangan Tiga, yaitu tiga buah pura yang melingkupi desa ialah Pura Desa atau Bale Agung sebagai tempat pemujaan Tuhan dalam prabhawa-Nya sebagai pencipta yaitu Brahma, Pura Puseh sebagai tempat pemujaan Tuhan dalan manifestasi-Nya sebagai pemelihara yaitu Wisnu dan Pura Dalem sebagai tempat pemujaan Tuhan dalam manifestasi-Nya sebagai pelebur yaitu Çiwa.

Pura Kahyangan Jagat dan Pura Dang Kahyangan: Pura Kahyangan jagat tergolong pura untuk umum,  dan di puja oleh seluruh umat Hindhu yang ada di Indonesia. Pura ini sebagai tempat pemujaan Ida Sang Hyang Widi Wasa – Tuhan Yang Maha Esa dalam segala prabhawa-Nya atau manifestasi-Nya. Sedangkan Pura Dang Kahyangan dibangun untuk menghormati jasa-jasa pandita (guru suci). Pura Dang Kahyangan dikelompokkan berdasarkan sejarah. Di mana, pura yang dikenal sebagai tempat pemujaan di masa kerajaan di Bali, dimasukkan ke dalam kelompok Pura Dang Kahyangan Jagat, seperti Pura Besakih, Pura Goalawah, Pura Andakasa, Pura Rambut Siwi, Pura Silaukti, Pura Lempuyang dan banyak lagi yang lainnya. Dan karena latar belakang sejarah, pura ini sering dijadikan tujuan objek wisata di Bali.

Bagi wisatawan yang ingin wisata di Bali, mengunjungi pura/ masuk ke areal pura yang ada  di Bali, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: bagi wanita yang lagi datang bulan tidak diperbolehkan masuk ke areal pura, wajib menggunakan sarung dan selendang, tidak melakukan hal asusila di areal pura, tidak berkata-kata kotor, mendahulukan/ memprioritaskan orang yang lagi sembahyang.

Berikut beberapa informasi mengenai Pura-pura yang ada di Bali:

Segara Rupek

Bali yang selain memiliki objek wisata yang indah seperti dengan pantainya, wisata alam pegunungannya juga sebagai Pulau seribu pura. Salah satunya Pura Segara Rupek, terletak di ujung Barat Pulau Bali, tepatnya di desa Sumberklampok, Kecamatan Grokgak, Buleleng. Jika anda ke lokasi lewat darat, dengan kendaraan bermotor atau mobil.

Candidasa

Pura ini merupakan penyungsungan umum sebagai tempat suci untuk memuliakan dan memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa, terletak di Banjar Samuh, desa Bugbug, Kabupaten Karangasem, lokasinya di pinggir jalan raya yang menghubungkan dua Kabupaten yaitu Klungkung dan Karangasem. kalau dari Denpasar sekitar 45 km sebelah kiri jalan.

Pulaki

Pura Pulaki lokasinya di desa Banyupoh, kecamatan Grokgak, kabupaten Buleleng sekitar 53 kilometer arah Barat kota Singaraja, terletak di bukit karang yang bertebing batu curam yang langsung menghadap ke laut, dengan pemandangan alam yang indah ini, pemedek atau umat Hindhu yang melakukan persembahyangan pasti akan merasa takjub.

Dasar Bhuana

Pura Dasar Bhuana merupakan Pura Dang Kahyangan menjadi penyungsungan Catur Warga dengan urutan letak penyungsungan dari Utara ke Selatan; yang paling Utara untuk waraga Pasek (Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi), kemudian warga satrya Dalem, warga Brahmana Siwa dan yang paling terakhir di sebelah Selatan Warga Pande (Maha Semaya warga Pande), merupakan pemersatu jagat dengan konsep bersatunya semua klan yang ada di Bali dengan konsep ”kaula gusti menunggal.

Andakasa

Pura Luhur Andakasa merupakan salah satu Pura Kahyangan jagat di Bali, terletak di ketinggian 200 meter dari permukaan laut di banjar Pekel, desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem, sekitar 60 km dari Denpasar, 20 km dari Klungkung atau sekitar 15 km ke arah Timur objek wisata Pura Goa Lawah, tepat di persimpangan menuju pelabuhan Padang bay, san satu-satunya rambu lalu lintas (traffic light) belok kiri.

Kehen

Bali memang memiliki ribuan pura, seperti Pura Kehen yang unik, pintu masuk pura menggunakan Candi Kurung tidak seperti pura kahyangan jagat yang lain yang menggunakan candi bentar, hal unik lainnya Bale Kulkul ditempatkan di atas pohon beringin yang sudah berusia ratusan tahun, menurut cerita warga jika ada salah satu ranting beringin yang patah akan terjadi musibah.

Samuan Tiga

Terletak di desa Bedulu, Blahbatuh, kabupaten Gianyar Bali, dan berfungsi sebagai tempat memuja kekuatan alam dan nenek moyang. Tergolong pura yang sudah tua, karena dibangun pada masa pra-sejarah, melewati perjalanan sejarah yang sangat panjang, sehingga ada kemungkinan ada informasi yang hilang, seperti yang ada di salah satu halaman dalam lontar Tatwa Siwa Purana menyebutkan bahwa pada masa pemerintahan Prabu Candrasangka

Silayukti

Pura Silayukti adalah Pura Dang Kahyangan sebagai penghormatan kepada Guru Suci bagi umat Hindu di Bali yaitu Mpu Kuturan. Mpu Kuturan tokoh spiritual Hindu di abad ke-11 Masehi, beliau adalah salah seorang tokoh yang berbuat dengan landasan niskama karma. Artinya, berbuat tanpa pamerih akan hasilnya. Pura terletak di Desa Padangbai.

Luhur Batukaru

Pura Luhur Batukaru termasuk salah satu Pura Sad Kahyangan di Bali, terletak di desa Wongaya Gede, kecamatan Penebel, kabupaten Tabanan. Sudah merupakan suatu ciri, tempat suci agama hindhu terletak ditempat-tempat di areal pegunungan ataupun pantai yang jauh dari keramaian, begitu juga keberadaan Luhur Batukaru.

Perancak

Sejarah awal berkaitan erat dengan kedatangan Danghyang Dwijendara (Dang Hyang Nirartha) atau beliau disebut juga Pedanda Wau Rawuh. Diceritakan saat beliau datang ke Bali dari Jawa Dwipa (blambangan) perkiraan di tahun 1015 bersama tujug putera dan istrinya, beliau tiba di tepi pantai Jembrana dan bertemu dengan I Gusti Ngurah Rangsasa di Pura Usang.

Pusering Jagat

Menurut lontar Kusumadewa, Salah satu Pura Sad kahyangan di Bali adalah Pura Pusering jagat yang terletak di Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, kabupaten Gianyar, lima pura lainnya adalah Pura Watukaru, Pura Besakih (Pura Gunung Agung), Pura Lempuyang, Pura Goalawah dan Pura Uluwatu.

Puncak Penulisan

Puncak Penulisan merupakan pura tertua di Bali, yang ada sejak jaman megalitikum, pura ini disebutkan sebagai pura orang Bali Asli/ Bali mula/ Bali age. Pura Puncak Penulisan disebut juga Pura Tegeh Koripan (kehidupan yang tinggi dan teguh) ada yang  menebutkan juga pura Pamojan.

Sakenan

Terletak di Pulau Kecil yang bernama Serangan, yang bisa diakses melalui jalur darat, dan merupakan wilayah teritorial Denpasar Selatan. Pura Kahyangan ini dibangun oleh Mpu Kuturan atau Mpu Rajakertha pada abad ke-10, bersamaan dengan dibangunnya beberapa pura lainnya.

Ponjok Batu

Pura Dang Kahyangan Ponjok Batu mempunyai historis yang lekat dengan Dang Hyang Nirartha (Ida Pedanda Sakti Wawu Rawuh) karena pada saat Jama Dalem Waturenggong yang memerintah di Gelgel, beliau menetap disini dan melakukan perjalanan ke Pantai Utara di Bali, beliau berdiri di sebuah tempat.

Tegal Suci Yeh Sah

Jika melanjutkan perjalanan dari Telaga Waja yang merupakan tempat rafting di Bali, sekitar 1 km akan ketemu sungai yang lebih kecil, airnya juga begitu jernih sebening kristal, sumber air sungai ini dari mata air dari Pura Esah atau Pancoran Yeh Sah dan beberapa meter setelah Pancoran ini ketemu dengan  Pura Tegal Suci Yeh Sah.

Kebo Edan

Berdirinya diperkirakan sekitar tahun 1284 atau abad ke-13 masehi, berhubungan dengan masa kejayaan kerajaan Kediri di tanah Jawa, yang bertahta saat itu Prabu Kertanegara yang menganut ajaran Hindu Tantrayana. Beliau berhasil menaklukkan Bali, kemudian memerintahkan Kebo Parud untuk menjadi patih di Bali.

Dalem Balingkang

Lokasinya di Desa Pinggan, Kec.Kintamani, Kab. Bangli. Dibangun pada abad ke-11 oleh raja Sri Jaya Pangus Harkajalancana, didalam pemerintahannya di istana Panarajon beliau didampingi oleh permaisuri utama yaitu Sri Parameswari Induja Ketana, beliau adalah putri utama yang sangat bijak berasal dari Danau Batur, dan penasehat beliau adalah Mpu Lim dan Siwa Gandhu.

Pasar Agung Besakih

Merupakan puranya Gunung Agung, sehingga disebut juga Pura Gunung Agung, memiliki kaitan erat dengan Pura Besakih, dimana hubungan adalah Pura Besakih itu adalah Hulu atau Kepalanya Pulau Bali, yang letaknya di Timur Laut sesuai matahari terbit, memberikan sinarnya ke seluruh penjuru kemudian disebarkan/ dipasarkan ke semua penjuru melalui Pura Pasar Agung

Ulun Danu Batur

Berdiri anggun dan megah di pinggir jalan raya Kintamani, pura dipindahkan ke lokasi ini, karena ledakan besar Gunung Batur pada tahun 1917 yang banyak menelan korban jiwa dan menghancurkan seluruh desa, sehingga penduduk dan kepela desa memindahkan pura ke lokasi dataran yang lebih tinggi yaitu di desa Kalanganyar, sedangkan pusat aslinya adalah pura yang terletak di gunung Batur.

Luhur Mekori

Pura penyungsungan jagat untuk kemakmuran. Dibangun dengan konsep Tri Mandala ada Nista, Madya dan Utamaning Mandala. Terdapat banyak pelinggih di setiap bagian Mandala. Piodalan atau pujawali di pura Mekori ini jatuh Rabu Kliwon Wuku Gumbreg, tepatnya 35 hari menjelang HR Galungan



Pura Besakih

Pura Besakih

Pura Besakih adalah pura yang paling besar di Bali.  Objek wisata di Bali ini Berdiri kokoh di kaki Gunung Agung, gunung tertinggi di Bali. Bangunan suci di sini terdiri dari beberapa komplek Pura, yaitu 1 Pura pusat yaitu Pura Penataran Agung dan 18 pura pendamping laiinya. Di penataran Agung sendiri ada tiga candi besar yang …



View page »

Goa pintu masuk di Pura Goa Giri Putri

Pura Goa Giri Putri

Pura Goa Giri Putri terletak di Desa Suana Nusa Penida Kab. Klungkung Bali. Pulau Nusa Penida adalah pulau terluar dari Provinsi Bali. Bisa ditempuh dengan kapal cepat/ fast boat dalam waktu 45 menit dari Pelabuhan Padang Bay. Banyak berdiri Pura di Nusa Penida ini, salah satunya adalah pura yang terletak di dalam goa yang dikenal …



View page »

Pura Goa Lawah

Pura Goa Lawah

Pura Goa Lawah yang dikenal juga karena gua yang dihuni oleh ribuan kelelawar, karena itu Goa Lawah disebut juga dengan Goa kelelawar. Pura yang merupakan objek wisata di Bali ini terletak di Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Dari bandara bisa ditempuh 1.5 jam perjalanan dengan mobil, menuju ke arah Timur. Lokasinya di Desa Pesinggahan tempat pusatnya …



View page »

Pura Lempuyang

Pura Lempuyang Luhur

Pura Lempuyang Luhur terletak di Bukit Belibis di Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem Bali. Menjadi Objek wisata terutam yang senang melakukan kegiatan trekking. Pujawali atau piodalan di Pura Lempuyang Luhur dilaksanakan dua kali, yaitu setiap enam bulan kalender bali (210 hari) bertepatan dengan hari Kamis Umanis wara Dungulan dan setiap Purnamaning kadasa. Jika anda datang ke …



View page »

Pura Penataran Sasih

Pura Penataran Sasih

Pura Penataran Sasih merupakan Pura Kahyangan Jagat di Bali yang terletak di desa Pejeng, Tampaksiring, kab. Gianyar. Pura ini memiliki mitologi yang erat dengan Kebo Iwa, seorang patih kerajaan di Bali yang sakti mandraguna dan konon dikalahkan dengan tipu daya oleh Patih Gajah Mada, ini bertalian dengan ditemukannya Nekara Perunggu yang berukuran besar dengan tinggi …



View page »

Pura Uluwatu

Pura Uluwatu

Ojek wisata Pura Luhur Uluwatu merupakan salah satu Pura Sad Kahyangan yang terletak di Kabupaten Badung, di Kecamatan Kuta, Desa Pecatu. Terletak di Ujung Barat Daya Pulau Bali. Pura ini pada mulanya digunakan menjadi tempat memuja seorang pendeta suci dari abad ke-11 bernama Empu Kuturan. Ia menurunkan ajaran Desa Adat dengan segala aturannya. Pura ini …



View page »

Pura Watu Klotok di Klungkung Bali

Pura Watu Klotok

Pura Watu Klotok adalah merupakan salah satu Kahyangan Jagat yang terletak di selatan Kota Klungkung tepatnya di Banjar Celepik, desa Tojan, Kab. Klungkung. kalau dari Denpasar, akses ke lokasi pura sangat mudah, sudah ada petunjuk jalan ke lokasi Pura, dari by pass IB Mantra ke Selatan (kanan). Pura Watu Klotok sebagai sthana Dewa Brahma atau …



View page »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>