Rafting di Bali Rp 270.000 | Odyssey Submarine Rp 550.000 | Fast boat ke Gili Rp 400.000 : BOOK 081916533222

«

»

Jun 28

Pura Gunung Raung

Pura Gunung Raung adalah sebuah pura Kahyangan jagat yang terletak di Desa taro, Tegalalang, kabupaten Gianyar. Sejarah berdirinya pura sangat berkaitan erat dengan kedatangan Dang Hyang Markandya ke Bali. Beliau adalah seorang Rsi yang berasal dari Pesraman Gunung Raung di Jawa Timur, beliau disucikan oleh umat, memiliki pemahaman yang dalam dalam kitab suci weda, beliau adalah orang suci yang menjadi panutan dan mendapat kepercayaan dari umat. Sebagai orang yang memahami tentang isi weda dan menjadi panutan, maka beliau terketuk hatinya untuk menyebarkan ajaran weda yang adi luhung. Setelah beliau melakukan Yoga Samadhi beliau mendapat petunjuk gaib, Kemudian bersama ratusan pengikutnya dari Jawa datang ke Bali untuk membuat pemukiman baru dan akan menyebarkan ajarannya, sesuai petunjuk yang didapatkan.

Pura Gunung RaungAkhirnya beliau sampai di Bali dan tiba di kawasan Gunung agung, hutan lebat dan keramat dihuni oleh berbagai binatang buas. Beliau menetapkan niatnya untuk membuka lahan di sini, di dalam usahanya ini beliau mendapat rintangan yang cukup berat, banyak pengikutnya yang meninggal karena sakit dan menjadi santapan binatang buas. Beliau merasa prihatin kemudian kembali ke pesraman Gunung Raung di Jawa Timur untuk bersemedi dengan tujuan memperoleh pewisik dan petunjuk dari Ida Sang Hyang Widi Wasa. Dan akhirnya beliau mendapatkan petunjuk untuk melakukan upacara terlebih dahulu sebelum memulai merambah hutan, dan datang ke Bali lagi dengan pengiring 400 orang, mereka adalah dari desa Aga dari pegunungan Gunung Raung dan di Bali di kenal dengan orang-orang Bali Aga. Kemudian Beliau mulai melakukan upacara ritual dengan menanam Panca Datu yang terdiri dari 5 macam unsur logam yang merupakan perlambang kekuatan alam semesta. Dan tempat ini didirikan pura dengan nama Pura Basukian yang merupakan cikal bakal berdirinya Pura Besakih.

Pemandangan di Seputar PuraSetelah pengikutnya membuka lahan pertanian ditempat-tempat yang subur, beliau juga membuka pesraman yang sama di Bali seperti yang ada di Gunung Raung jawa Timur. Tapi beliau mendapat rintangan dan kesulitan, sehingga beliau kembali ke Jawa untuk memohon petunjuk kepada yang Maha Kuasa, setelah petunjuk diperoleh beliau kembali ke Bali lagi. Setelah petunjuk dijalankan beliau melihat seberkas sinar yang keluar dari sebuah pohon, maka di tempat inilah didirikan pura yang dinamakan Gunung Raung. Sedangkan desa tempat pura tersebut berada dinamakan Taro atau berasa dari kata taru atau pohon.

Info pura di Bali lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>