Rafting di Bali Rp 270.000 | Odyssey Submarine Rp 550.000 | Fast boat ke Gili Rp 400.000 : BOOK 081916533222

«

»

Feb 05

Pura Tirta Empul

Pura Tirta Empul berikut permandian yang berada di areal Pura di bangun pada masa waktu yang berbeda, permandian dibangun pada zaman kerajaan Candrabhaya Singha Warmadewa saat sasih kapat tahun saka 884 (oktober 962), sedangkan Pura Tirta Empul sendiri dibangun saat Raja Masula-masuli berkuasa dan beristana di Pejeng dari tahun saka 1100-1177 (1178-1255M). Pura ini merupakan situs bersejarah peninggalan kerajaan Bali, dan merupakana salah satu peninggalan purbakala yang di jaga kelestariannya, sehingga sampai sekarang dijadikan tujuan wisata, terletak di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, dan hanya sekitar 1.5 jam perjalanan dengan mobil atau kendaraan bermotor dari Denpasar.

Pura Tirta Empul dan areal pemandian

Terdapat mata air yang keluar dari tanah yang mengalir ke kolam permandian yang berbentuk persegi panjang dan terdapat 30 pancuran, dan mengalir ke Sungai Pakerisan, mata air ini disucikan dan diyakini dapat menetralisir pengaruh-pengaruh negatif atau dari kekuatan jahat, di mana masing-masing pancuran yang terdapat di areal pemandian Tirta Empul memiliki fungsi dan nama sendiri, seperti pancuran Pebersihan, Pengelukatan, Sudamala dan Pancuran Cetik (Racun). Pancoran Cetik ini memiliki mitos sendiri, pada saat Raja Maya Denawa memerintah Bali di kerajaan Bedahulu, raja bersikap sewenang-wenang dan tidak diperbolehkan menyembah Tuhan. Mengetahui hal ini para Dewa yang dipimpin oleh Dewa Indra menyerang Maya Denawa, dalam pertempuran raja bisa dikalahkan, dalam pelariannya sampailah di sebelah Utara Tampaksiring dan dengan kesaktiannya menciptakan sebuah mata air cetik (racun), sehingga dalam pengejaran maya Denawa, prajurit Dewa Indra minum air dari sungai yang diciptakan oleh Raja Maya Denawa, sehingga banyak prajurit yang gugur. Melihat Dewa Indra menancapkan tombaknya, sehingga keluar mata air untuk memerciki prajurit yang gugur dan bisa hidup seperti sedia kala.

Areal Permandian di Tirta Empul

Sampai sekarang areal pemandian di Pura Tirta Empul, sering digunakan untuk melukat, untuk membersihkan diri dari kotoran sekala maupun niskala, apalagi saat hari-hari suci bagi agama Hindu, banyak masyarakat datang ke areal pemandian ini, dengan tujuan melukat (pembersihan diri) sehingga dijauhkan dari pengaruh-pengaruh jahat. Lokasi pura berada di lembah bukit hijau yang asri, suasana tenang dengan aura spiritual, disisi Barat Pura dibangun Istana Presiden Tampaksiring pada era pemerintahan Presiden Soekarno. Makanya bagi penduduk ataupun masyarakat Bali, Tirta Empul sudah tidak asing lagi, tapi bagi wisatawan yang sedang liburan di bali dan melakukan perjalanan tour dari arah Denpasar menuju Kintamani, sangat sayang jika objek wisata ini dilewatkan begitu saja.

Rekomendasi hotel murah di Kuta “Sayang Maha Mertha Hotel

E-mail: info(at)balitoursclub.com
HP/SMS: 081 916 533 222 | 0821 4704 2222
Ph. 0361.8709363 (office hour)
YM: balitoursclub



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>