Rafting Rp 270.000 | Odyssey Submarine Rp 550.000 | Fast boat ke Gili Rp 400.000 : BOOK 081916533222

«

»

Jul 11

Wisata Subak di Bali

Istilah subak hanya dikenal di Bali, yang khusus mengatur sistem pengairan ataupun irigasi sawah yang digunakan oleh para petani Bali dalam bercocok tanam padi. Istilah ini sudah mulai dikenal dikalangan turis lokal maupun mancanegara, walaupun dalam kunjungannya ke objek wisata, kebanyakan dari mereka hanya mengagumi pemandangan alam dengan hamparan persawahan yang berundak (rice terrace) melihat petani saat panen, jarang mengetahui secara detail, bagaimana proses pembibitan, proses pembajakan, saat mulai bercocok tanam, sistem pengairannya, prosesi upacara keagamaan di Pura Ulun Carik / Bedugul, sampai akhirnya mereka panen.

Wisata Subak di BaliJadi hal lainnya yang menarik saat melihat panorama yang indah persawahan, juga wisata subak yang memiliki nilai budaya yang luhur. Karena hal yang menarik saat melihat hamparan persawahan, bukan sekedar pemandangan sawah berundak yang indah dan menarik, tetapi bagaimana masyakarat Bali dalam menjalani hidup bertani, ini akan menjadi pengalaman yang menarik mengenai nilai historis yang ada dibalik panorama yang indah. Subak adalah sebuah organisasi tradisonal masyarakat Bali yang merupakan warisan budaya leluhur yang perlu dilestarikan, dengan perkembangan tekhnologi yang semakin canggih, agar subak ini tidak kehilangan roh dan identitasnya.

Untuk wisatawan yang liburan di Bali, anda dapat menemukan wisata subak ini di Desa Soka, kecamatan Selemadeg, Tabanan. Kemudian di desa Jatiluwih kecamatan Penebel, Tabanan. Kabupaten Tabanan memiliki jumlah subak paling banyak dibandingkan dengan kabupaten lainnya, memiliki lahan sawah yang paling luas di Bali, sehingga dijuluki Lumbung Beras pulau Bali, sehingga di Tabanan didirikan museum Subak berlokasi di desa Sanggulan, Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, sekitar 20 Km dari arah barat kota Denpasar.

Wisata Subak di BaliMemang subak memiliki nilai budaya yang luar biasa, yang masih bisa ditunjukkan bukti-buktinya sebagai kultur hidup yang diikuti oleh masyarakat adat di Bali, sehingga kemudian pada tanggal 29 Juni 2012, Badan PBB untuk Pendidikan, Keilmuan dan Budaya (UNESCO) di St.Petersburg, Rusia pada sidang ke-36 mengesahkan budaya Subak dari Bali sebagai bagian dari warisan dunia (World Heritage).



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>